Soal KD 3.2 Menguraikan Tipe-Tipe Perilaku Masyarakat Terhadap Perubahan Sosial Budaya

     Soal Pilihan Ganda

1. Sikap hidup dengan membelanjakan uang untuk membeli barang yang tidak  diperlukan disebut….

a. konsumtif

b. kesenjangan sosial

c. materialistik

d. sikap individualistik

jawab: A

2. Unsur budaya barat yang tidak bisa diterima oleh masyarakat Indonesia yaitu….

a. sistem kepercayaan

b. listrik

c. mesin perontok padi

d. penemuan kompor

jawab: A

3. Bentuk perubahan sosial budaya dimana dunia seperti tanpa batas, akses untuk ber- hubungan dengan warga antar negara semakin canggih dan kehidupan manusia semakin  terkait satu dengan yang lainnya yaitu….

a. globalisasi

b. modernisasi

c. westernisasi

d. internasionalisasi

jawab: A

4. Komunikasi masa kini cenderung tidak memerlukan proses tatap muka secara fisik, tetapi  mengguakan media elektronik seperti webcam sehingga memudahkan masyarakat untuk berinteraksi satu sama lain dan menyebarkan nilai-nilai yang ada di lingkungannya kepada  masyarakat yang lain. Hal ini menunjukkan dampak globalisasi di bidang….

a. politik

b. ekonomi

c. teknologi

d. kebudayaan

jawab: D

5. Yang merupakan ciri-ciri globalisasi yaitu….

a. meningkatnya angka kriminalitas disuatu negara

b. meningkatnya ketergantungan di bidang poleksosbud

c. menguatnya sentimen kebudayaan

d. menurunnya tingkat kepercayaan terhadap negara

jawab: B

6. Berikut adalah dampak dari globalisasi!

1. berkembangnya IPTEK

2. tumbuhnya cultural lag

3. berkembangnya sistem informasi dan komunikasi

4. masyarakat bersikap kritis dan berpikir secara ilmiah

5. masyarakat bersikap individualistik

Dari dampak globalisasi di atas, mana yang merupakan dampak positif globalisasi….

a. 1,2,3

b. 1,3,4

c. 1, 4, 5

d. 2, 3, 4

jawab : B

7. Paham demokrasi membuat masyarakat dengan bebas mengeluarkan pendapat dan mengawasi kinerja pemerintah . Hal ini merupakan dampak globalisasi dalam bidang….

a. ekonomi

b. politik

c. teknologi

d. kebudayaan

jawab: B

8. Pada masyarakat Baduy di Banten sukar terjadi perubahan sosial karena….

a. tidak mau berhubungan dengan dunia luar

b. kurang perhatian pemerintah

c. memiliki tingkat pendidikan yang rendah

d. sifat egoisme tinggi

jawab : A

9. Perhatikan sikap masyarakat dalam menyikapi perubahan di bawah ini:

1. menerima semua pengaruh luar

2. memiliki perencanaan dan pengorganisasian

3. berperilaku kebarat-baratan

4. menghargai harkat hidup orang lain

5. melakukan segala sesuatu dengan penuh perhitungan

6. menyukai barang-barang luar negeri

Yang merupakan ciri-ciri masyarakat modern adalah….

a. 1,3,4

b. 1,2,5

 

c. 2,4,5  

d. 2,3,6

jawab: C

10. Masyarakat kota akan lebih mudah berkembang daripada masyarakat desa karena….

a. masyarakat kota menerima semua perubahan yang ada

b. masyarakat desa mentolerir perubahan yang ada

c. masyarakat kota berpikiran modern

d. masyarakat desa memiliki sikap adaptif

jawab: C

11. Kita haruslah menjadi masyarakat yang modern karena….

a. masyarakat modern dikelilingi dengan berbagai kemudahan

b. masyarakat modern menunjukkan kelas sosial yang tinggi

c. masyarakat modern menerima semua perubahan

d. masyarakat modern terbuka pada hal-hal yang baru

jawab: D

12. Perhatikan pernyataan berikut ini:

1. penyalahgunaan teknologi internet

2. tertutup akan perubahan 

3. perilaku kebarat-baratan

4. acuh tak acuh dalam menerima perubahan

5. gaya hidup boros dan hedonis

6. tidak memiliki ide untk berbuat sesuatu terhadap perubahan

Yang merupakan perilaku negatif terhadap perubahan sosial budaya adalah….

a. 1,2,3

b. 1,2,4

c. 1,3,5  

d. 2,3,6

jawab: C

13. Salah satu perilaku positif masyarakat terhadap perubahan sosial budaya yaitu percaya  diri, hal tersebut kita perlukan karena….

a. dengan rasa percaya diri seseorang akan menyadari dengan semua aset berharga yang di- miliki dan selalu mengembangkan apa yang perlu dikembangkan

b dengan rasa percaya diri seseorang akan menerima / menolak suatu unsur baru dan hanya   menerima unsur baru yang masuk akal

c. dengan rasa percaya diri seseorang akan terbuka pada inovasi, dan dinamis serta mudah  berubah mengikuti perubahan yang ada

d. dengan rasa percaya diri seseorang akan tanggap terhadap sesuatu yang sedang dan akan  terjadi jawab : A

14. Dalam rangka menuntut perubahan sosial, aksi protes dan demonstrasi seharusnya di- lakukan nasyarakat tanpa disertai….

a. mogok makan

b. kerusuhan

c. unjuk rasa  

d. dialog

jawab: B

15. Salah satu contoh akibat perubahan sosial yang berupa disintegrasi sosial dalam masyarakat yaitu…. a. pertentangan antar anggota masyarakat 

b. kemerosotan nilai kekeluargaan

c. demonstrasi diberbagai perusahaan  

d. Keributan kelompok masyarakat

jawab: C

16. Salah satu contoh yang dapat menandai terjadinya suatu disintegrasi dalam masyarakat sebagai akibat dari perubahan sosial budaya yaitu….

a. wibawa pemerintah semakin meningkat 

b. solidaritas antar kelompok semakin meningkat 

c. memiliki rasa senasib sepenanggungan

d. masyarakat tidak mematuhi norma-norma sosial yang berlaku

jawab: D

17. Pergolakan daerah yang terjadi dalam masyarakat dapat memicu disintegrasi karena…. 

a. pergolakan daerah dapat menimbulkan sentimen kedaerahan dan kekacauan

b. disintegrasi dapat mendorong terjadinya pergolakan daerah

c. pergolakan daerah terjadi dari rasa ketidakpuasan

d. disintegrasi merupakan wujud dari perpecahan

jawab: A

18. Terjadinya disintegrasi dalam suatu kehidupan akan menimbulkan ….

a. perbedaan-perbedaan dalam kehidupan yang mengakibatkan timbulnya perbedaan kebudayaan

b. gejala-gejala kehidupan sosial tidak normal dalam suatu kehidupan

c. komunikasi antarmanusia dalam kehidupan masyarakat menjadi sangat kondusif dan inovatif

d. terhambatnya transfer peningkatan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dari negara lain

jawab: B

19. Sebagai warga negara yang baik kita harus tanggap terhadap sesuatu yang sedang dan  akan terjadi karena….

a. kebudayaan dari luar tidak cocok dengan kebudayaan kita

b. perubahan dari luar akan merusak tatanan masyarakat kita

c. agar kebudayaan kita tidak terkikis

d. kebudayaan dari luar bersifat hedonis

jawab: C

20. Yang merupakan sikap positif terhadap pengaruh perubahan sosial yaitu….

a. Tidak meninggalkan kebudayaan asli

b. sangat terbuka pada pengaruh lain

c. menerima semua hal yang masuk akal

d. tidak ingin kebudayaan lain masuk di dalam masyarakatnya

jawab: A

21. Perhatikan sikap masyarakat di bawah ini!

1. Menggunakan pakaian  modis seperti artis barat

2. melestarikan dan mencintai kebudayaan Indonesia

3. Ikut demonstrasi menuntut turunnya harga BBM

4. Membentengi diri dengan ilmu agama

5. memilih dan memilah budaya yang masuk

6. Apatis terhadap kebudayaan yang masuk dari luar

Yang merupakan perilaku positif terhadap adanya perubahan adalah….

a. 1,2,5

b. 2,4,5

c. 3,4,5  

d. 4,5,6

jawab: B

22. Fenomena anak punk merupakan akibat dari adanya….

a. modernisasi

b. globalisasi

c. westernisasi  

d. internasionalisasi

jawab: C

23. Kita harus mengedepankan sikap selektif terhadap perubahan karena…

a. dengan sikap selektif kita dapat mengambil hal yang baik dari kebudayaan luar

b. dengan sikap selektif kita dapat menerima semua perubahan

c. dengan sikap selektif kita akan menjadi bangsa yang maju 

d. dengan sikap selektif kita dapat diterima oleh bangsa lain dalam organisasi internasional

jawab: A

24. Salah satu contoh sikap positif dalam menghadapi perubahan sosial budaya yaitu….

a. berperilaku ketimur-timuran

b. terbuka pada inovasi

c. bersikap irasional  

d. menyalahgunakan teknologi

jawab: B

25. Sikap negatif terhadap perubahan sosial budaya dapat ditunjukkan dengan….

a. sikap terbuka

b. sikap adaptif

c. sikap acih tak acuh  

d. sikap selektif

jawab: C 

Soal Uraian

1. Jelaskan pengertian globalisasi!

2. Sebutkan ciri-ciri globalisasi! Apa saja dampak positif dan negatif (masing-masing 2)  dibidang ekonomi dan politik!

3. Sebutkan ciri-ciri masyarakat yang terbuka dalam menghadapi perubahan! 

4. Mengapa suatu masyarakat tertutup dalam mengahadapi perubahan sosial budaya?  Sebutkan daerah di Indonesia yang masyarakatnya masih tertutup dari perubahan!

5. Berikan pengertian integrasi bangsa dan 3 contoh bentuk disintegrasi bangsa  beserta penjelasannya! 6. Berikan 3 contoh perilaku positif masyarakat terhadap perubahan sosial budaya dan 3 con- toh perilaku negatif masyarakat terhadap perubahan sosial budaya (berikan masing-masing  penjelasannya)

7. Jelaskan sikap positif kalian sebagai siswa terhadap pengaruh perubahan sosial budaya,  dan jelaskan pula sikap yang harus kalian hindari (masing-masing 3)!

Jawaban:

1.Globalisasi berasal dari kata globe yang berarti bumi itu bulat. Globalisasi merupakan keadaan dimana dunia tidak ada batasnya dan semua orang saling terhubung dan saling ada ketergantungan.

2. Ciri-ciri globalisasi

a. Perubahan konsep ruang dan waktu

b. ketergantungan ekonomi

c. adanya peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa

d. meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multi- dimensional, inflasi regional dll.

Dampak positif globalisasi dibidang ekonomi

a. hubungan perekonomian antar negara semakin erat

b. peluang investasi semakin besar

Dampak negatif globalisasi dibidang ekonomi

a. produk dalam negeri kalah bersaing dengan produk dari luar negeri

b. timbulnya perilaku konsumtif terhadap barang-barang luar negeri

Dampak positif globalisasi dibidang politik

a. munculnya paham dari luar negeri yaitu demokrasi yang memberi kesempatan masyarakat untuk berpendapat dalam kebijakan yang dibuat oleh pemerintah

b. terlibatnya suatau negara dalam organisasi dunia, seperti Indonesia yang termasuk  anggota PBB

Dampak negatif globalisasi dibidang politik

a.  globalisasi mengancam kedaulatan suatu negara karena batas teritorial suatu negara  menjadi kabur

b. pemahaman demokrasi yang kurang menjadikan demokrasi anarkis

3. Ciri-ciri masyarakat yang terbuka menghadapi perubahan

a. sikap hidup yang dapat menerima hal-hal baru dan terbuka untuk perubahan

b. mempunyai keberanian untukmengemukakan pendapat tentang sejumlah persoalan yang  ada, baik dilingkungannya sendiri maupun yang diluar lingkungan.

c. lebih mengutamakan masa kini dan masa yang akan datang daripada masa yang lalu,  waktu sangat dihargai

d. memiliki perencanaan dan pengorganisasian 

e. keyakinan pada ilmu pengetahuan dan teknologi dibandingkan hal yang bersifat mistik (hal-hal gaib)

f. memiliki kepercayaan diri dan segala sesuatu dilakukan dengan penuh perhitungan

g. menghargai harkat hidup orang lain

h. memiliki sikap keadilan dan pemerataan, imbalan yang diterima haruslah sesuai dengan  kemampuan atau prestasi

4. Suatu masyarakat bersikap tertutup akan perubahan karena:

a. takut kebudayaannya hilang keasliannya 

b. sifat etnosentrisme yang berlebihan

c. masyarakatnya bersifat tradisional

Daerah yang masih tertutup antara lain adalah, suku Baduy dalam di Banten Suku Dani di  Papua, suku Keuw di Nabire

5. Integrasi bangsa adalah keadaan masyarakat yang mampu menyesuaikan diri dengan   gerak perubahan yang ada bentuk disintegrasi bangsa antara lain adalah:  

a. aksi protes dan demonstrasi: demonstrasi adalah aksi protes yan g dilakukan oleh sekelompok orang karena ketidakpuasan terhadap suatu hal. Seringkali dilakukan dengan  kekerasan dan memicu keributan, hal iniloah yang menyebabkan disintegrasi bangsa karena demonstrasi juga identik dengan adanya pertentangan di dalam suatu masyarakat

b. kriminalitas: kriminalitas atau kejahatan ditandai dengan kondisi yang melawan norma yg  berlaku. Hal ini menimbulkan ketidaknyamanan dan kekacauan dalam masyarakat. Kekacau- an inilah yang memicu timbulnya disintegrasi bangsa.

c. kenakalan remaja: kenakalan remaja muncul karena kekosongan jiwa yang masih kurang perhatian dan kasih sayang dari orang tua atau bahkan tak terpenuhi sama sekali. Pada keluarga kurang mampu biasanya disebabkan karena faktor ekonomi. Kenakalan remaja ini  biasanya diwujudkan dengan perilaku mencuri, tawuran, penganiayaan, dsb yang mengganggu kestabilan masyarakat dan meresahkan masyarakat.

6. perilaku positif

a. percaya diri orang yang percaya diri tidak membiarkan kebiasaan lama, orang lain, dan kondisi lingkungan  mendikte nasibnya. Ia menunjukkan sikap dan menentukan sendiri arah hidupnya. Tidak  pernah terkurung dalam ketakutan, melainkan selalu berusaha melakukan tindakan mem- bangun. Orang seperti ini akan melihat perubahan sebagai sesuatu yang wajar. Ia yakin bahwa perubahan itu adalah tantangan dan kesempatan untuk berkembang.

b. berpikir rasional orang seperti ini tidak akan mudah menerima begitu saja sebuah unsur baru. Ia akan me- nyelidiki dan mempertimbangkan kelemahan dan kelebihan unsur baru tersebut. Akan  cenderung menerima sesuatau yang masuk akal. Bila perubahan itu mengarah kepada sesu- atu yang baik dan masuk akal ia akan menerima perubahan itu.

c. terbuka pada inovasi orang yang terbuka terhadap inovasi akan cenderung dinamis dan mudah berubah. Semakin  terbuka seseorang terhadap suatu inovasi, semakin besar pula perubahan yang mungkin ter- jadi.

perilaku negatif

a. penyalahgunaan teknologi teknologi yang seharusnya digunakan untuk mempermudah manusia dalam melakukan sesu- atu justru digunakan untuk melakukan kejahatan dan yang menyalahi norma, seperti kejaha- tan di dunia maya, pornografi dsb

b. perilaku kebarat-baratan perilaku kebarat-baratan menyebabkan hilangnya kebudayaan asli kita, karena perilaku ke- barat-baratan ini cenderung ke perilaku yang negatif. Gaya hidup mereka menjadi seperti orang barat, seperti alkoholisme, berpakaian minim dsb. Hal itu mengubah cara pikir kita,  cara hidup dan cara bekerja kita

c. konsumerisme masyarakat cenderung menghabiskan penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan badaniah nya yang sebenarnya tidak penting. Perilaku ini adalah perilaku boros yang mengarah pada  hedonisme. Ditandai dengan menjamurnya mal-mal dan pusat perbelanjaan lainnya

7. a. terbuka kita harus terbuka pada perubahna yang ada dan mencermati apakah budaya tersebut cocok atau tidak dengan budaya kita. Kita tidak boleh membatasi diri kita dengan  perubahan yang ada. Dengan sikap terbuka kita bisa mengembangkan dan menambah pengetahuan kita terhadap perubahan disekitar kita

b. antisipatif antisipatif adalah sikap tanggap terhadap sesuatu yang sedang dan akan terjadi.  berarti tanggap dan peka terhadap kemungkinan yang akan terjadi. misalnya pengaruh budaya barat terhadap budaya Indonesia yang sudah sedemikian besar kalau tidak  diantisipasi dalam hal kuantitas dan kualitasnya bisa jadi kebudayaan kita akan berganti dengan kebudayaan  barat . Sikap antisipatif dapat dimulai dengan mengamati dan meneliti pengaruh suatu perubahan sosia atau  kebudayaan pada diri seseorang atau masyarakat. Hasilnya dapat dijadikan pedoman dalam menentukan  tindakan.

c. selektif selektif memiliki dua makna yaitu melalui seleksi atau penyaringan dan mempunyai daya pilih. Setelah mengetahui bahwa suatu perubahan baik atau buruk, setiap manusia melakukan proses seleksi yaitu memilih pengaruh perubahan manakah yang dapat memberikan manfaat yang besarbagi dirinya dan orang lain. pengaruh yang baik diambil dan yang tak baik dibuang.

d. adaptif apabila seseorang telah memutuskan suatu kebudayaan memiliki penagruh pisitif bagi dirinya dan orang banyak, maka ia akan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut

e. tidak meninggalkan kebudayaan asli walaupun ada kebudayaan baru, kita tetap melestarikan kebudayaan asli kita. Kita tidak boleh mengganti dengan kebudayaan luar. Karena kebudayaan kita luhur adanya.

sikap negatif

a. Tertutup dan curiga sikap tertutup dan curuga akan menimbulkan kemuduran. Karena jika kita tidak berhubungan dengan dae- rah lain kita akan terasing dan terhambat dalam mengetahui perkembangan di luar daerah kita dan kita tidak dapat mengukur kemajuan daerah kita jika kita tertutup. Rasa curiga dapat memicu timbulnya aksi  anarkis karena kita tak memahami daerah lain dan hanya mementingkan daerah kita.

b. acuh tak acuh  sikap acuh tak acuh ini berarti sikap tak mau tahu akan perubahan. Tidak mau melakukan apa-apa. hampir mirip dengan sikap tertutup, namun bedanya dalam sikap tertutup masyarakat sepenuhnya merasa- kan perubahan tersebut kalau sikap acuh tak acuh masyarakat belum tentu merasakan perubahan yang  ada misalnya masyarakat yang kecewa terhadap pemerintah yang berkuasa cenderung aksi tutup mata  tutup telingan terhadap kebijakan yang ada. Segala kebijakan tidak berdampak apa-apa. Oleh karena itu mereka tidak menentukan sikap apa-apa

c. tidak selektif dan tidak berinisiatif tidak selektif artinya tidak mampu memilah-milah pengaruh perubahan sosial budaya yang mana yang bermanfaat dan yang mana yang tidak. Seringkali masyarakat yang seperti ini hanya asal-asalan dan terjerumus pada kebudayaan yang tak sesuai dengannya. Tidak inisiatif artinya tidak memiliki ide atau prakarsa untuk berbuat sesuatu. Dalam menghadapi perubahan sosial budaya, orang yang tak memiliki inisiatif akan mudah diombang-ambingkan pengaruh dari luar dirinya. Misal dalam hal gaya rambut, orang yang tak inisi- atif akan selalu mengikuti perubahan mode walaupun itu tidak cocok dengan dirinya.

Tipe – Tipe Perilaku Masyarakat dalam Menyikapi Perubahan

Tipe – Tipe Masyarakat dalam Menyikapi Perubahan

a.Masyarakat Terbuka

  Dalam menerima perubahan, pada masyarakat terbuka dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu:

1.Masyarakat yang Menerima Perubahan dengan seleksi

  Dalam tipe masyarakat yang demikian, perubahan yang ada disikapi dengan sikap selektif. Artinya perubahan yang membawa dampak positif bagi nilai-nilai di masyarakat tersebut akan diterima dengan tangan terbuka, sebaliknya perubahan yang dapat menimbulkan rusaknya norma-norma sosial yang telah ada ditolak keberadaannya. Masyarakat seperti ini tergolong masyarakat modern

  berikut adalah ciri-ciri masyarakat modern:

1.Sikap hidup yang dapat menerima hal-hal baru dan terbuka untuk perubahan
2.Mempunyai keberanian untuk mengemukakan pendapat
3.Lebih mengutamakan masa kini, sangat menghargai waktu
4.Memiliki perencanaan dan pengorganisasian
5.Yakin pada IPTEK dari pada hal-hal gaib (mistik)
6.Penuh perhitungan dan percaya diri
7.Menghargai harkat hidup orang lain
8.Memiliki sikap keadilan dan pemerataan

2. Masyarakat yang Menerima Perubahan Tanpa Seleksi

  Semua unsur-unsur yang masuk dalam suatu masyarakat dianggap baik dan lebih maju, sehingga perlu diikuti, terutama unsur-unsur budaya dari dunia barat. Hal ini karena perkembagan ilmu dan teknologi mereka demikian maju dan cepat perkembangannya.

  Keadaan ini membuat sebagian masyarakat lupa bahwa tidak semua yang datang dari barat merupakan hal-hal yang modern. Proses menerima semua unsur-unsur barat tanpa seleksi disebut WESTERNISASI 

  Semua yang datang dari barat tidak dapat digolongkan modern. Pergaulan bebas, seks bebas, merupakan kerusakan moral dan tidak sesuai dengan nilai dan norma bangsa Indonesia.

  Modern tidak sama denga westernisasi. Hal ini berarti tidak semua yang datang dari Barat itu modern. Westernisasi harus kita tolak. Kita bukan orang Barat, tapi orang Indonesia yang memiliki nilai-nilai budaya dan norma-norma sosial sendiri yang jauh lebih baik dari norma-norma sosial yang ada di Barat.

b. Masyarakat Tertutup

  Masyarakat tertutup sulit menerima perubahan. Mereka bersifat bahwa perubahan akan menyebabkan hilangnya keaslian budayanya. Mereka menutup diri akan perubahan, adakalanya mereka menerima perubahan namun sifatnya terbatas bahkan ada yang tak mau menerimanya sama sekali. Mereka tak mau bergaul dengan masyarakat luar.

  Masyarakat Papua, masih ada suku-suku yang hampir belum mengalami perubahan, kehidupan mengembara di hutan, mengumpulkan makanan berupa daun-daunan, berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain (nomaden) bahkan mereka belum menggunakan pakaian

Ciri – Ciri Masyarakat Tertutup

1.Tak mau kehilangan budaya aslinya
2.Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat
3.Memiliki sifat etnosentrisme yang tinggi
4.Terlalu kuat memegang tradisi dan ideologi kelompok
5.Mobilitas sosial rendah

 Perilaku Masyarakat Terhadap Perubahan Sosial Budaya

  Kita telah belajar tentang perubahan sosial budaya dan globalisasi beserta dampak perubahan sosial budaya dan globalisasi. Perubahan sosial budaya pada masyarakat menimbulkan adanya perilaku positif dan negatif. Berikut ini beberapa contohnya

A.Perilaku Positif Masyarakat Terhadap Perubahan Sosial Budaya
1.Percaya Pada Diri Sendiri

  Orang yang percaya diri tidak membiarkan kebiasaan lama, orang lain, dan kondisi lingkungan mendikte nasibnya. Dia menunjukkan sikap dan menentukan diri sendiri arah hidupnya. Ia tak pernah terkurung adalam ketakutan, melainkan selalu berusaha melakukan tindakan membangun. Orang seperti ini melihat perubahan sebagai sesuatau yang wajar. Perubahan adalah tantangan dan kesempatan untuk berkembang. Ia juga yakin bahwa ia dapat melewati setiap tantangan sebagai dampak dari perubahan itu

 

  Orang yang percaya diri akan meniali dirinya secara jujur. Ia sadar akan semua aset berharga dalam dirinya dan selalu berusaha menemukan aset lain yang belum dikembangkan. Ia juga membuat analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunity, Threats atau kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman) dalam dirinya.

  Hasil dari analisis ini digunakan untuk membuat dan menerapkan strategi pengembangan diri yang lebih realistis

2. Berpikir Rasional

  Menurut Habermas, rasionalitas adalah kemampuan berpikir secara logis dan analitis. Berpikir secara analitis berarti berusaha menyelidiki suatu peristiwa untuk mengetahui keadaan sebenarnya. Cara berpikir rasional merupakan cara berpikir dimana orang mempertimbangkan akal budinya dalam memutuskan sesuatu.

  Orang seperti ini tak menerima begitu saja sebuah unsur baru. Ia akan selalu menyelidikinya dan mempertimbangkannya.

  Orang seperti ini akan cenderung mudah menerima sesuatu yang masuk akal. Bila perubahan itu mengarah pada sesuatau yang baik, yang masuk akal ia akan menerima perubahan itu.

  Bila perubahan itu tidak masuk akal, dan negatif ia akan dengan segera menolaknya

3. Terbuka Pada Inovasi

  Orang yang terbuka pada inovasi akan cenderung dinamis dan mudah berubah. Karena ia senantiasa terdorong untuk lebih dalam mengetahui inovasi baru dan dengan segera mempelajarinya.

  Semakin terbuka seseorang terhadap suatu inovasi, semakin besar pula perubahan yang mungkin terjadi

B.  Perilaku Negatif Masyarakat Terhadap Perubahan Sosial Budaya
1.Penyalahgunaan Teknologi

  teknologi disisi lain dapat memudahkan dan membantu kehidupan manusia jika digunakan secara bijaksana. Akan tetapi ketika teknologi digunakan secara tidak bijaksana, akan menimbulkan dampak negatif. Misalnya saja teknologi internet digunakan oleh sebagian orang untuk pornografi dan melakukan kejahatan di dunia maya

2. Perilaku Kebarat-Baratan

  Westernisasi adalah suatu asimilasi kebudayaan barat atau proses soosial yang memperkenalkan kebiasaan dan praktik-praktik peradaban Barat. Hal ini terjadi karena mereka menganggap semua yang dari Barat modern. Mereka bertingkah seperti orang Barat agar dianggap modern. Buktinya yaitu gaya hidup mereka yang ala barat, mulai dari cara berpakaian hingga pola makan.

  Bila diamati, budaya Barat berpotensi mengubah cara berpikir, cara bekerja, dan cara hidup kita. Ketiga aspek ini tak semuanya negatif atau positif. Dari ketiga aspek itu, cara hidup lebih cepat berubah daripada cara berpikir ataupun cara bekerja. Tanpa sadar masyarakat membiarkan kebudayaan Baratmengubah pola hidup mereka. Gaya hidup masyarakat yang khas sudah mulai menghilang

 3. Konsumerisme

  Konsumerisme merupakan sikap atau perilaku suka membeli barang untuk mendapatkan prestise atau gengsi tertentu, tanpa memperhatikan kegunaanya. Perilaku seperti ini lebih mendahulukan pemenuhan keinginan dengan gaya hidup mewah daripada pemenuhan kebutuhan pokok.

Dampak Perilaku Masyarakat Terhadap Perubahan Sosial Budaya

a.Integrasi Sosial

  Manusia atau masyarakat menemukan sistem nilai dan falsafah hidup baru. Apabila hal ini terjai, maka unsur-unsur yang berbeda dapat saling menyesuaikan, berarti yang terjadi adalah integrasi sosial

b. Disintegrasi Sosial

  Disintegrasi sosial terjadi ketika unsur-unsur sosial yang berbeda yang ada dalam masyarakat tidak mampu menyesuaikan diri satu sama lain. Ketika unsur sosial yang satu memaksakan diri, maka unsur sosial yang lainnya akan memberontak atau melawan.

  gejala disintegrasi sosial antara lain sebagai berikut:

1.Tidak adanya persamaan pandangan mengenai tujuan semula yang ingin dicapai.
2.Norma-norma masyarakat mulai tidak berfungsi dengan baik sebagai alat pengendalian sosial demi mencapai tujuan bersama.
3.Terjadi pertentangan antarnorma-norma yang ada dalam masyarakat.
4.Sanksi yang diberikan kepad pelanggar norma tidak dilaksanakan secara konsekuen.
5.Tindakan-tindakan warga masyarakat tidaklagi sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.
6.Terjadi proses-proses sosial yang bersifat disosiatif
Bentuk-Bentuk Disintegrasi Sosial
1.Aksi protes dan demonstrasi
2.Kriminalitas
3.Kenakalan remaja
4.Pelacuran
5.Pergolakan daerah
 
Sikap Kritis terhadap Pengaruh Perubahan Sosial Budaya
a.Sikap Positif terhadap Pengaruh Perubahan Sosial Budaya
1.Terbuka (Open Minded)

  Masyarakat dapat bersikap terbuka pada perubahan sosial budaya. Masyarakat akan memperhatikan sesuatu yang baru yang ada disekitar mereka. Setelah itu mereka melakukan seleksi akan pengaruh tersebut.

  Bangsa Indonesia sejak dulu merupakan bangsa yang terbuka terhadap budaya dari luar. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya asimilasi maupun akulturasi yang ada di Indonesia. Kebudayaan Betawi misalnya, merupakan asimilasi dari kebudayaan Indonesia, Melayu, Cina, Timur Tengah dan Eropa.

Antisipatif

  Antisipatif adalah sikap tanggap terhadap sesuatu yang sedang dan akan terjadi. Setelah bersikap terbuka dengan perubahan yang terjadi, kita juga harus tanggap terhadap kemungkinan-kemungkinan dan fenomena yang terjadi

Selektif

  Selektif memiliki dua makna, yang pertama melalui seleksi atau penyaringan, yang kedua mempunyai daya pilih.

  Setelah mengetahui bahwa suatu perubahan sosial budaya memiliki pengaruh baik atau buruk, masyarakat kemudian melakukan proses seleksi yakni memilih pengaruh manakah yang memberikan manfaat besar bagi dirinya ataupun orang lain

Adaptif

  Apabila seseorang telah memutuskan bahwa suatu kebudayaan telah membawa pengaruh positif bagi dirinya dan orang lain, ia akan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.

  Dengan cara seperti itu, ia akan mudah mengikuti dan menyerap perubahan itu

Tidak Meninggalkan Kebudayaan Asli

  Meski kita telah menerima kebudayaan dari luar, dan telah beradaptasi dengan kebudayaan tersebut. Hendaklah kebudayaan asli kita senantiasa kita jaga dan lestarikan agar jangan sampai hilang. Karena kebudayaan asli kita adalah suatu yang unik dan memiliki nilai yang tinggi

Sikap Negatif terhadap Pengaruh Perubahan Sosial Budaya

1.Tertutup dan Curiga

  Sikap tertutup biasanya dimiliki oleh masyarakat yang sudah terlanjur menikmati dan tenang berada di dalam kebudayaannya yang mapan. Mereka akan merasa tidak senang apabila ada pengaruh kebudayaan lain yang mencoba masuk kedalamnya.

  Perubahan sosial budaya yang masuk dianggap akan merusak tatanan yang ada. Sikap tertutup dan curiga ini merupakan salah satu  ciri masyarakat tradisional

Acuh tak Acuh dan Apatis

  Sikap ini mirip dengan sikap tertutup. Hanya saja sikap ini memiliki perbedaan dengan sikap tertutup dalam hal merasakan perubahan yang datang. Sikap tertutup, masyarakatnya merasakan penuh pengaruh perubahan itu, akan tetapi sikap acuh tak acuh dan apatis ini masyarakat atau individu belum tentu merasakan pengaruh perubahan.

  Pada sikap acuh tak acuh ini, masyarakat tak mau tahu dengan apa yang sedang terjadi, karena pengaruh yang ada tak berdampak apa-apa pada dirinya.

Tidak Selektif dan Tidak Berinisiatif

  Tidak selektif berarti tak mampu memilah-milah pengaruh perubahan sosial budaya manakah yang bermanfaat atau tidak bagi dirinya.

  Tidak inisiatif berarti tidak memiliki ide atau prakarsa untuk berbuat sesuatu. Segala sesuatunya ditentukan oleh pihak lain. Dalam menghadapi perubahan sosial budaya, orang yang punya inisiatif akan mudah diombang-ambingkan pengaruh dari luar dirinya